Sikapkita dalam hidup dan kehidupan ini dapat diibaratkan dengan berbagai jenis binatang ini. Ada yang berbudaya 'semut'. Sering menghimpun dan menumpuk harta, menumpuk ilmu yang tidak dimanfaatkan. Budaya 'semut' adalah budaya 'aji mumpung'. Pemborosan, foya-foya adalah implementasinya. Entah berapa banyak juga tipe 'laba-laba' yang ada di Manusiaterkadang diberikan gambaran melalui metafora untuk dijadikan falsafaah hidup, khususnya dala bermasarakat. Ada metafora dengan penggambaran binatang kecil yang diabadikan menjadi nama surat dalam al-Qur'an, yaitu al-naml (semut), al-ankabut (laba-laba) dan al-nahl (lebah). Ketiga binatang ini memiliki karakter dan sifat masing-masing yang patut dijadikan pelajaran oleh manusia. Lebahvs Semut (sumber : Qerja) Pernah melihat semut yang berjalan beriring bersama-sama hanya dengan satu tujuan yaitu mencari makan. Perhatikanlah bagaimana mereka menyapa setiap berpapasan satu sama lain, terlihat keakraban dan kebersamaan. Dari terbitnya matahari sang semut mencari makanan hingga tenggelamnya matahari mereka baru berhenti. Bolehjadi karena dari kehidupan semut dan lebah yang begitu banyak pelajaran yang dapat dipetik dari kehidupan kedua komunitas serangga ini, Allah abadikan sebutan dalam kitab suci dengan sebutan "AN NAML" dengan Surat An Naml untuk komunitas semut dan "AN NAHL" dengan Surat An Nahl untuk komunitas lebah. Hal inilah di antara yang Akanhalnya lebah, memiliki naluri yang dalam bahasa Al-Qur'an - "atas perintah Tuhan ia memilih gunung dan pohon-pohon sebagai tempat tinggal" [An Nahl; 16:68]. Sarangnya dibuat berbentuk segi enam bukannya lima atau empat agar efisen dalam penggunaan ruang. Yang dimakannya adalah serbuk sari bunga. Lebah tidak menumpuk makanan. MeneladaniSEMUT dan LEBAH Judul ini diambil dari sebuah buku yang ditulis Thoriq Aziz Jayana, mahasiswa STAIN Pamekasan Semester V (lima) Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama Islam, yang diterbitkan oleh Kompas Gramedia akhir tahun 2015, buku ini setebal 186 halaman.Buku ini berisi tentang prilaku semut dan lebah yang bisa diteladani sebagaimana banyak bahasa-bahasa sindiran (amsal Ternyata ada beberapa keistimewaan semut yang patut kita contoh dalam kehidupan kita. Sebagai bagian utama dari habitat di seluruh dunia, serangga kecil ini memiliki peran besar. Ukuran semut beragam, ada semut kecil yang hampir tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Ada juga yang berukuran besar. Di samping itu, warna dan bentuknya pun U3KC. Sejak kecil kita pernah dianjurkan dan mengonsumsi madu dikarenakan berbagai manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita. Bahkan madu yang sekali kita konsumsi itu seringkali lebih dari satu sendok teh. Kamu pun tahu bahwa lebah adalah serangga kecil yang membantu penyerbukan bunga dan membuat madu darinya bersama-sama dengan sebuah koloni, masyarakat lebah terdiri dari ratu lebah, lebah jantan, lebah pekerja dan lebah pengasuh. Ratu lebah hanya fokus pada tugasnya untuk menetaskan telur lebah. Lebah jantan hanya fokus bereproduksi dengan ratu lebah, yang mana setelah itu mereka akan pekerja hanya fokus bekerja untuk menghasilkan madu. Lebah pengasuh hanya akan memenuhi kebutuhan ratu, memastikan larva bakal calon ratu, memberi makan seluruh larva lebah, serta memastikan sarang tetap kamu ada 5 fakta kecil dari kehidupan lebah yang hikmahnya tidak sekecil sangkaan Hampir seluruh waktu hidup lebah pekerja hanya untuk menghasilkan lebah pekerja dapat hidup sekitar 5 minggu saja pada musim panas dan sekitar 20 minggu pada musim dingin. Lebah pekerja ini seluruhnya perempuan. Hampir sepanjang hidupnya hanya bekerja mengumpulkan serbuk sari bunga dan nektar untuk membuat madu. Lebah dilengkapi peralatan canggih dalam melakukan National Geography, lebah dapat terbang sejauh 25 km per jam dan 200 kepakan sayap per detik. Selain itu, seekor lebah memiliki 170 reseptor bau yang dapat menemukan sumber makanan terbaik untuk diproduksi menjadi madu. Melalui kepakan sayap, kecepatan terbang dan sensor penerima bau yang canggih, lebah dapat melakukan pekerjaannya untuk menghasilkan Seluruh hidup lebah pekerja hanya dapat membuat 1/12 sendok teh bagian dari koloni, ratu lebah memproduksi sekitar 1500-2500 telur lebah per hari untuk kelangsungan hidup koloni. Ratu lebah melahirkan telur-telur lebah yang bertugas dalam satu pekerja bertugas mengumpulkan serbuk sari bunga dan nektar dalam memproduksi madu dengan saling bekerja sama. National Geographic Kids menginformasikan bahwa para lebah pekerja ini dapat berkomunikasi dengan tarian. Tarian mereka akan menunjukkan peta sumber makanan kepada rekan lebah sesama lebah pekerja lainnya ketika mereka telah sampai di masa hidup lebah pekerja yang mencari serbuk sari bunga dan nektar untuk memproduksi madu ini, seekor lebah hanya dapat memproduksi 1/12 sendok teh madu. Maka, 1/12 sendok teh madu diproduksi sekitar 5 minggu lebih oleh seekor satu sendok teh madu yang kita konsumsi itu dibuat oleh sekitar 12 lebah pekerja yang hilir mudik sarang dan sumber makanan, mengolahnya menjadi madu selama lebih dari 5 minggu. Sesendok teh madu ini bahkan dapat menyehatkan tubuh kita untuk sepanjang Kontribusi kecilnya bagi koloni, bukan untuk si lebah pekerja itu musim panas para lebah bekerja hilir mudik mencari serbuk sari bunga dan nektar, menyimpan dan memproduksi madu 2 hingga 3 kali lebih banyak dari kebutuhan konsumsi mereka. Kerja keras lebah dalam mengumpulkan serbuk sari bunga bersama lebah lainnya dilakukan untuk kebutuhan makanan koloni, memproduksi madu royal jelly serta cadangan makanan koloni selama musim dingin. Pada musim dingin, lebah jantan bahkan dikeluarkan dari sarang agar satu koloni dapat bertahan hidup. Baca Juga 9 Pelajaran Berharga yang Bisa Kamu Petik dari Lebah Madu 4. Pekerjaan lebah saat ini dapat dirasakan generasi lebah selanjutnya, demi kelangsungan hidup sebagai suplai makanan di musim dingin, para lebah pekerja ini bahkan memproduksi madu yang dapat mereka berikan untuk generasi mereka selanjutnya. Madu yang diproduksi dari serbuk sari bunga dan nektar disortir dan disimpan, tidak dikonsumsi ratu lebah mati, larva calon ratu lebah akan dipilih untuk diberi makanan madu khusus, Royal Jelly. Royal Jelly makanan khusus ratu lebah ini diproduksi dari serbuk sari bunga terbaik yang didapatkan lebah pekerja, agar calon ratu lebah dapat tumbuh menjadi selayaknya ratu dan melahirkan generasi lebah Senyawa kimia neonicotinoids menganggu lebah pekerja dan kelangsungan hidup koloni sejak sekitar 15 tahun lebih kehidupan koloni lebah mengalami penurunan yang amat drastis. Penelitian telah dilakukan untuk mencari tahu apa yang menyebabkan terjadinya Coloni Collaps Disorder CCD pada lebah. CCD merupakan fenomena koloni lebah di dunia yang mengalami penurunan mencatat pernyataan Soil Association, bahwa neonicotinoids telah berpengaruh terhadap CCD. Neonicotinoids bekerja seperti halnya insektisida dengan memblok jalan neural spesifik dalam sistem pusat kegugupan serangga. Zat kimia neoicotinoids merusak komunikasi para lebah, kemampuan mencari makan dan kembali pulang ke sarang, aktivitas terbang, kemampuan membedakan zat dari pembelajaran penciumannya dan sistem imunnya, bahkan seluruh kemampuan lebah untuk dapat bertahan ini diturunkan dari substansi pembentuk habit, nikotin. Para lebah terkena substansinya sebagaimana manusia terkena rokok atau produk-produk nikotin lainnya. Lebah menjadi bingung dan terdisorientasi saat senyawa kimia nicotinoids memasuki nervous system neonicotinoids yang berisikan pestisida pun terdapat dari industri dan tanah pertanian, terbawa oleh lebah pekerja yang membawa serbuk sari bunga ke sarang mereka dan menginfeksi larva-larva serta ratu lebah. Total jumlah koloni lebah menurun dari 5 juta pada 1940 menjadi hanya sekitar 2,5 juta USDA. Baca Juga Cara Lebah Membersihkan Tubuhnya Ternyata Menakjubkan, Lihat Saja Videonya! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Tempekah kamu, bahwa semut dan rayap merupakan hewan yang disebutkan dalam Alquran? Yaitu dalam surah An-Naml dan Surah Saba'. Kedua hewan ini berhubungan dengan kisah Nabi Sulaiman dalam surah An-Naml ayat ke 18 yang menceritakan bahwa ketika rombongan prajurit Nabi Sulaiman sampai di lembah semut, seekor semut berkata "Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari." Nabi Sulaiman yang mendengar perkataan semut itu tersenyum lalu tertawa. Photo by Egor Kamelev from Pexels Cerita tentang rayap dikisahkan dalam surah Saba' ayat ke 14. Ketika itu Nabi Sulaiman telah wafat di atas singgasana beliau. Namun tidak ada seorangpun dari golongan jin dan manusia mengetahui bahwasanya Nabi Sulaiman AS telah wafat sampai rayap memakan tongkat beliau dan menyebabkan nabi Sulaiman tersungkur dari tempat duduknya. Barulah diketahui bahwa Nabi Sulaiman dan rayap adalah hewan yang hidup berkelompok dan membangun koloni. Disetiap koloni terdapat raja dan ratu, para pekerja, dan para tentara. sejatinya semut dan rayap itu berbeda. Semut lebih dekat berkerabat dengan tawon dan lebah. Meskipun rayap sering disebut semut putih faktanya rayap berkerabat dengan spesies berbeda ini merupakan hewan sosial yang saling berinteraksi satu sama lain dan memiliki pekerjaan dan peran masing-masing. Raja dan ratu bertugas untuk meneruskan generasi. Para pekerja membuat tempat tinggal untuk koloni, merawat telur dan larva. Sementara sebagian pekerja dan tentara mencari makan hingga keluar sarang untuk menopang kehidupan semua koloni. Setiap anggota koloni bergantung satu dengan manusia berkaca pada dua spesies ini untuk hidup bersosial yang sesungguhnya. Banyak pelajaran yang dapat diambil dari semut dan rayap. Hal pertama, sifat Ikhlas. Baik semut maupun rayap adalah hewan yang ikhlas menerima diri mereka, terlahir menjadi seorang raja atau ratu, pekerja atau tentara. Mereka menerima peran yang sudah diberikan dan menjalaninya dengan ikhlas. Kalau dipikir-pikir bagaimana jadinya jika Anda harus bertelur setiap hari, sepanjang hidup sampai mati. Atau bagaimana jadinya jika harus berkelana mencari makanan di luar sarang sambil bertaruh nyawa terinjak-injak dan di mangsa hewan besar. Atau bagaimana jadinya seumur hidup harus menggali tanah untuk membuat sarang yang nyaman bagi orang lain. Kalau tidak ada keiklasan di dalamnya, bagaimana koloni akan berjalan? Semut dan rayap adalah pekerja keras. Teladan lain dari kedua makhluk ini adalah pekerja keras. Tentu kalian pernah menjumpai semut yang berjejer di sekitar rumah atau bahkan di dinding rumah kalian. Kemanakah mereka pergi? Tentu saja mencari makanan ke penjuru rumah. Tak hanya di sekitar lingkungan manusia, semut juga memanjat pohon hingga menggali tanah untuk menemukan makanan. Rayap pun demikian, mereka bekerja keras untuk satu sama lain. Menggerogoti kayu untuk mengenyangkan perut anggota sabar. Jadilah seperti rayap, walaupun semua orang memandang buruk terhadap rayap karena sifatnya dianggap merusak, nyatanya rayap lah yang membantu dunia ini menumbuhkan tanaman dan mendatangkan tanah yang subur. Fungsi rayap sebagai dekomposer alam menghancurkan pohon dan daun busuk dan menjadikannya tanah yang subur. Lubang-lubang yang dibuat rayap berguna untuk menampung air dalam tanah. Titik hujan yang jatuh ke tanah akan tertampung dalam lubang tersebut dan tersimpan sebagai cadangan air bagi tanaman. Bahkan suatu penelitian menyebutkan bahwa tanaman yang tumbuh di dekat sarang rayap memiliki ketahanan hidup jauh lebih baik pada saat musim kemarau. Adanya sarang rayap di suatu tempat juga menandakan adanya cadangan air di sekitar lokasi dari kesombongan. Pada dinasti semut dan rayap terdapat pembagian kasta dan pekerjaan. Rayap tentara memiliki tubuh lebih besar dari rayap pekerja, namun apakah rayap tentara bersikap sombong? Tentu tidak, mengapa demikian? Rayap tentara memiliki kepala dan rahang besar yang berguna untuk menyerang. Dan akibat kepala yang besar itu rayap tentara tidak dapat mengolah makanan sendiri sehingga rayap pekerja lah yang menyuapi makanan kepada rayap tentara. Lalu bagaimana caranya rayap tentara dapat menyombongkan sebuah 'kelemahan' yang ia miliki di hadapan rayap pekerja sementara mereka saja masih membutuhkan pertolongan untuk sekedar memenuhi perut. 1 2 Lihat Filsafat Selengkapnya Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Bila kita melihat semut, maka hidupnya senantiasa bergotong royong. Begitupun dengan lebah yang suka melakukan kegiatannya secara bersama-sama. Kita bisa belajar banyak dari semut dan lebah. Kedua serangga kecil ini mengutamakan kebersamaan. Tak salah bila nama semut dan lebah masuk dalam kitab suci Al-Qur'an. Itu artinya kita diminta belajar, dan mengamati perilaku kedua jenis serangga ini. Itulah ayat-ayat Allah yang tidak tertulis tapi manusia bisa belajar dan mempelajari fenomena alam semesta untuk kemaslahatan umat manusia. Siapa yang lebih banyak mempelajari fenomena alam ciptaan Allah, maka akan lebih banyak menikmati dan mensyukuri ciptaan Allah di alam ini Semut dan Lebah selalu bekerja sama dalam membangun sarangnya yang kokoh. Perhitungan kekuatan dari sarang ini sangat akurat. Manusia saja, untuk membuat sebuah rumah pasti membutuhkan banyak sekali perhitungan. Mulai dari perhitungan mekanika teknik, struktur baja, konstruksi beton, dan lain-lain. Semut dan lebah dapat melakukannya tanpa belajar sama sekali. Itulah salah satu sifat keistimewaan serangga ini. Semut dan lebah selalu berkoordinasi dalam menemukan makanan ataupun membangun sarangnya. Sehingga, ketepatan dan keharmonisan bentuk sarangnya dapat terjaga dengan baik. Sedangkan manusia, antara suami-istri saja masih sering terjadi perdebatan sengit dalam membangun rumah impian mereka. Semut dan lebah senantiasa membawa manfaat bagi makhluk lainnya. Hal ini tak terbantahkan lagi. Lebah dapat menghasilkan madu dan getah yang dapat menjaga kesehatan manusia. Lebah juga selalu membantu penyerbukan tanaman sehingga tanaman dapat berbuah, dan dapat dinikmati oleh manusia ataupun hewan-hewan lain. Sedangkan semut membangun sarangnya di dalam tanah, dapat membuat pori-pori tanah membesar. Sehingga, air dapat melalui pori-pori tanah dan dapat diserap oleh tumbuhan. Sungguh sebuah keistimewaan yang tiada terkira. Hal itulah yang sering disampaikan oleh pimpinan sekolah bila melepas para siswa yang akan berkunjung ke desa dalam pengenalan kehidupan desa atau field studi. Pimpinan sekolah sellau mengingatkan kepada para peserta didik agar mampu seperti semut dan lebah. Dalam pendidikan karakter, kebersamaan itu sangat penting. Kita diminta untuk saling tolong menolong dalam mengerjakan sebuah pekerjaan. Saling bahu membahu dalam mencapai tujuan. Alangkah indahnya bila para guru di sekolah mampu menanamkan sifat kebersamaan ini dalam mengintegrasikan pendidikan karakter. Selalu mengutamakan kepentingan bersama ketimbang kepentingan pribadi atau golongan. Contoh yang paling mudah adalah pembuatan majalah sekolah. Anak-anak di sekolah kami senantiasa bekerjasama dalam sebuah tim agar mampu menerbitkan sebuah majalah sekolah yang bermutu. Kami memberi nama Majalah Gema SMP Labschool Jakarta. Begitupun dalam pembuatan buku tahunan untuk siswa kelas 9. Mereka berkumpul bersama dan saling berdiskusi untuk menentukan tema yang tepat dalam pembuatan buku tahunan itu. Alhasil, buku tahunan yang dibuat oleh anak-anak itu hasilnya sungguh mempesona. Sayapun terharu ketika para guru di foto oleh mereka, dan dimasukkan ke dalam buku tahunan. [caption id="attachment_120501" align="aligncenter" width="448" caption="Foto Guru SMP Labschool dalam Buku Tahunan"] 13112607991227949340 [/caption] Dalam buku You Are Leader karangan Arvan Pradiansyah dituliskan bahwa kekuatan kebersamaan itu dahsyat. Seperti lidi yang digabungkan menjadi sapu lidi. Bisa digunakan untuk membersihkan halaman yang kotor, dan luas. Mampu menyapu berbagai kotoran sekali sapu saja. Coba bandingkan bila itu hanya sebatang lidi. Tentu tak akan mungkin menyapu kotoran itu dengan sekali sapuan. 1 2 Lihat Pendidikan Selengkapnya Jawabankita harus bersatu dan bersama selamanya seperti semut dan lebah JawabanKita harus selalu bersama dengan persatuan seperti semut dan lwbah

kehidupan semut dan lebah yang patut kita contoh adalah